Santri Akhir Pesantren Al Zahrah Bireuen Ikuti Wisata Edukasi ke Banda Aceh.

Bireuen — Para santri kelas akhir Pesantren Al Zahrah Bireuen mengikuti kegiatan wisata edukasi ke Banda Aceh. Sebanyak 86 santri dari salah satu dayah modern terbesar di Aceh ini berkesempatan menjelajahi ibu kota Provinsi Aceh selama dua hari, Jumat–Sabtu, 13–14 Februari 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan setelah para santri menyelesaikan rangkaian ujian akhir pesantren yang berlangsung hampir dua pekan. Didampingi oleh enam ustadz dan ustazah, rombongan dipimpin oleh Kepala Bidang KMI (Kulliyatul Muallimin Islamiyah) Al Zahrah, Ustadz Ikhwan Ramadhana, Gr., M.Pd
Menjelang pemberangkatan pada Jumat malam (13/2), rombongan secara resmi dilepas oleh Pimpinan Pesantren Al Zahrah Bireuen, Ust. H. M. Fadhil Rahmi, Lc., M.Ag. Dalam arahannya, beliau menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh santri, di antaranya agar senantiasa menjaga nama baik pesantren di mana pun berada.
“Tetaplah menjadi santri yang menjunjung tinggi akhlak, berperilaku dan berkata yang baik serta sopan di mana pun dan kapan pun,” pesan beliau.
“Jadikan perjalanan ini untuk menambah ilmu, pengalaman baru, serta memperluas wawasan,” tambahnya.

Adapun destinasi wisata edukasi yang dikunjungi selama dua hari tersebut meliputi Masjid Raya Baiturrahman, TVRI Aceh, Museum Tsunami Aceh, Universitas Syiah Kuala, serta UIN Ar-Raniry di kawasan Darussalam.

Menurut Ust.Fadhil, perjalanan ini menjadi langkah awal untuk menumbuhkan minat dan bakat santri dalam menentukan masa depan mereka.
“Ini merupakan perjalanan awal mereka untuk menumbuhkan minat dan bakat di masa depan. Orang mengatakan, banyak melihat akan membuka wawasan seseorang. Selama di pesantren, mereka telah dibentuk dan diasah serta dibekali pemahaman agama. Maka ini adalah modal awal untuk melihat dan menaiki tangga baru di masa depan,” ungkapnya.
Beliau juga menegaskan bahwa wisata edukasi ini merupakan sarana untuk membuka cakrawala berpikir para santri.
“Perjalanan ini hanyalah penarik minat mereka. Apa pun pilihan mereka di masa depan, insyaAllah kita akan mendukungnya,” tutup Ust. Fadhil.



