Kesempatan Emas, Al Zahrah Buka Karantina Bahasa Arab bagi Calon Mahasiswa Timur Tengah
BIREUEN — Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung lahirnya generasi pelajar yang siap melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah. Tahun ini, Al Zahrah resmi membuka program karantina dan pendalaman bahasa Arab bagi calon mahasiswa yang akan melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya ke Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.
Pimpinan Pesantren Modern Al Zahrah, Tgk. H. M. Fadhil Rahmi, Lc., M.Ag menyampaikan bahwa program tersebut hadir sebagai wadah pembinaan intensif untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab para pelajar sebelum memasuki dunia perkuliahan di Timur Tengah.
“Program ini kami hadirkan untuk membantu para calon mahasiswa agar lebih siap secara bahasa maupun mental ketika melanjutkan studi ke Timur Tengah. InsyaAllah peserta akan dibimbing secara intensif selama masa karantina,” ujar Tgk. Fadhil, Jumat (8/5/2026).
Dalam program tersebut, peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung seperti tempat tinggal, konsumsi harian, hingga perangkat pembelajaran yang memadai guna menunjang proses belajar selama karantina berlangsung.
Selain itu, para peserta juga akan dibina langsung oleh tenaga pengajar yang berpengalaman dalam bidang bahasa Arab dan persiapan studi luar negeri.
Tgk. Fadhil menambahkan bahwa Al Zahrah siap menjadi tempat pembinaan bagi para pelajar yang memiliki semangat melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah, tentunya dengan mengikuti syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan pihak pesantren.
Bagi masyarakat yang berminat mengikuti program tersebut, informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan mendatangi langsung Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen di Jalan Bireuen–Takengon KM 10, Desa Beunyot, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, atau menghubungi Ustaz Fajri melalui nomor 0822-1108-7941

