10 Santri Al Zahrah Sukses Ikuti Seleksi International Conference Santri Mendunia.
Sebanyak sepuluh santri Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen Provinsi Aceh berhasil mengikuti kegiatan seleksi International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 6 pada 24 Mei 2026 lalu. Kesepuluh santri Al Zahrah tersebut yaitu: Kezia Amiira Rahman, Naeskhi Aniswa, Aufiyaturrima, Syifa Aulia, Miratun Hayati, Nazwa Salfa, Zahratul Aini, Hafiza Fifadlillah, Nurjanah, dan Lunia Farena.
Tahapan seleksi meliputi tiga tahapan: seleksi administrasi dimulai dari mengisi link pendaftaran, menyertakan surat rekomendasi, menulis paper terkait tema yang ditentukan, mengunggah twibbon. Tahapan kedua adalah menyiapkan konten, dan tahapan terakhir yaitu wawancara.
Sejak pengumuman kegiatan tersebut dibuka kesepuluh santri Al Zahrah telah menyiapkan segala persyaratan dan dinyatakan lulus. Selanjutnya adalah memasuki tahapan wawancara.
Pembina peserta dari Al Zahrah, Nanda Rezeki menyebutkan kegiatan tersebut dibuka melalui tiga jalur pendaftaran, yaitu pendanaan penuh (fully funded), pendanaan sebagian (partial funded), dan pendanaan mandiri (self funded). Meskipun demikian, peluang terbesar adalah jalur self funded.
“Kesepuluh santri Al Zahrah mendaftar melalui jalur fully funded,” ungkap Nanda saat dikonfirmasi Selasa, 2 Juni 2026.
Nanda menyebutkan wawancara telah diumumkan pada tanggal 26 Mei 2026 lalu, dan kesepuluh santri Al Zahrah menduduki peluang self funded.
“Ke depan santri Al Zahrah, akan tetap mempersiapkan peserta untuk bisa meraih pendanaan penuh,” imbunnya optimis.
Tentang Program
Seperti dilansir dalam buku panduannya, International Conference Santri Mendunia (ICSM) merupakan forum akademik internasional yang berfokus pada isu krisis generasi Muslim di era digital.
Kehadiran ICSM menjadi ruang refleksi dan kolaborasi lintas negara untuk membahas terkait teknologi yang seyogianya menjadi alat tujuan positf bagi generasi, melalui pendekatan interdisipliner. [RN]

